Kalurahan GULUREJO
Kapanewon LENDAH, Kabupaten KULON PROGO - 34
Administrator | 03 September 2019 | 450 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
03 September 2019
450 Kali Dibaca
MENGANGKAT PAMOR DESA GULUREJO MELALUI SAYEMBARA MOTIF BATIK
Gulurejo, 03/09/2019. Batik asal Indonesia merupakan salah satu warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO. Hal ini tentu menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi daerah-daerah penghasil batik di seluruh Indonesia, tidak terkecuali Desa Gulurejo di Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo- Daerah Istimewa Yogyakarta.
Wilayah Gulurejo telah diakui sebagai sentra utama penghasil batik di Kabupaten Kulon Progo. Meskipun demikian, kelestarian batik di Desa Gulurejo berikut pengembangannya perlu dilaksanakan secara berlanjut. Melalui kerja sama Tim KKN-PPM UGM Unit Lendah Tahun 2019 dengan Pemerintah Desa Gulurejo, diadakan Lokakarya Pengembangan Motif Batik yang ditujukan bagi pembatik dari 10 pedukuhan di desa tersebut.
Acara yang digelar Kamis (1/8/2019) itu dihadiri oleh 67 peserta yang merupakan pembatik di Desa Gulurejo. Antusiasme peserta terhadap penyelenggaraan acara ini tampak sejak awal hingga akhir acara. Peserta lokakarya memenuhi ruang Balai Desa Gulurejo dari pukul 19.30 hingga pukul 21.15.

Para peserta mendapat materi seputar penciptaan dan pengembangan motif batik disampaikan oleh Djandjang Purwo Sedjati, dosen seni batik dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.
Penciptaan karya seni batik merupakan perjalanan yang ditempuh melalui langkah penuh kreativitas dalam tiga tahapan, yaitu eksplorasi, perancangan, dan pewujudan. Berbagai jenis benda di sekitar kita, seperti tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, atau binatang dapat diolah dan diwujudkan menjadi motif batik.
Dengan kreativitas pembatik, penciptaan motif batik baru dapat dilakukan dengan mengulangi satu bentuk secara berpola sehingga menghasilkan satu kesatuan motif yang utuh. Tidak hanya benda-benda diam yang dapat dijadikan inspirasi pembuatan motif batik, berbagai jenis peristiwa dan kesenian juga dapat diangkat sebagai kreasi motif. Jenis motif batik yang dibuat dapat berupa motif geometris atau motif tebaran.

Kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan motif batik oleh peserta di bawah arahan Ibu Djandjang. Para peserta dengan antusias menggambar pola sesuai kreativitas masing-masing di atas kertas yang telah disediakan. Pelatihan ini ditujukan untuk menyiapkan peserta dalam menciptakan motif batik baru yang selanjutnya dapat dipatenkan sebagai motif batik khas Desa Gulurejo. Tindak lanjut dari acara ini adalah penyelenggaraan Sayembara Penciptaan Motif Batik Khas Gulurejo yang diikuti para pembatik dari seluruh Gulurejo.
Almira Kusuma, penanggung jawab acara yang juga mahasiswa peserta KKN-PPM UGM Unit Lendah Tahun 2019, menyatakan harapannya dari penyelenggaraan acara ini. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh peserta yang telah menghadiri acara lokakarya ini. Pelatihan singkat pada malam hari ini kami harapkan dapat bermanfaat serta memberikan semangat kepada para pembatik untuk berkreasi dan berinovasi menciptakan motif batik khas Desa Gulurejo,” urainya.
Ia berharap lewat pelatihan semacam itu, akan muncul motif batik khas Gulurejo yang dapat dipatenkan dan mampu mendongkrak produksi serta penjualan batik di Desa tersebut sehingga dapat mengangkat perekonomian masyarakat.

Sayembara dibuka mulai 1 hingga 14 Agustus 2019 bagi warga Desa Gulurejo. Peserta harus mengumpulkan desain motif batik yang dibuat di atas kertas berukuran A3 yang kemudian akan diproses dalam penjurian tahap pertama. Sepuluh desain yang lolos dalam penjurian tahap pertama berhak untuk diikutsertakan dalam penjurian tahap kedua.
Pada tahap ini peserta harus membuat motif yang ia miliki di atas kain berukuran 2 x 1,5 meter. Melalui sayembara ini diharapkan muncul satu motif terpilih yang dapat dipatenkan sebagai motif khas Desa Gulurejo serta mampu mengangkat pamor Desa Gulurejo sebagai sentra batik di Kabupaten Kulon Progo.
Sumber : https://muda.kompas.id/baca/2019/08/05/mengangkat-pamor-desa-gulurejo-melalui-sayembara-motif-batik/
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
333
Populasi
181
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
514
333
Laki-laki
181
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
514
TOTAL
Aparatur Kalurahan
Kalurahan GULUREJO
Kapanewon LENDAH, Kabupaten KULON PROGO, 34
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
Arsip Artikel

20.956 Kali
Pusat Bahasa : EYD menjadi PUEBI

5.687 Kali
Tuah Baru Klinthing, Rawa Jembangan Menjadi Berkah Masyarakat Gulurejo

5.117 Kali
Hijaunya Rumput Kolonjono Desa Kita Melebihi Hijaunya Rumput Tetangga

3.887 Kali
Manfaat Buah Kersen ( Talok )

3.753 Kali
Hati Hati MUNTABER Mengintai di Musim Pancaroba
3.306 Kali
LOMBA MEWARNAI DAN MENGGAMBAR POSTER DENGAN TEMA “AKU CINTA ALAM DAN LINGKUNGAN†TINGKAT PAUD, T

2.826 Kali
Lowongan Kerja di PT. Angkasa Pura Property - Bandara YIA KulonProgo
9 Kali
GRATIS.. SELURUH LAYANAN ADMINISTRASI KALURAHAN
42 Kali
KONSULTASI PUBLIK KEGIATAN PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT KULON PROGO
49 Kali
PENYALURAN BANTUAN PANGAN ALOKASI BULAN FEBRUARI-MARET 2026
83 Kali
Pelatihan Pengolahan Sampah Begi Kelompok Defabel Gulurejo
253 Kali
Sosialisasi Normalisasi Tanggul Sungai Rowojembangan
384 Kali
WIWITAN DAN PANEN RAYA PADI BERSAMA GUBERNUR DIY DAN BUPATI KULON PROGO DI GULUREJO
356 Kali
PENTASYARUFAN BANTUAN BAZNAS UNTUK ROIS GULUREJO
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 2,315 |
| Kemarin | : | 3,851 |
| Total | : | 227,212 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 192.168.64.23 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar