Kalurahan GULUREJO
Kapanewon LENDAH, Kabupaten KULON PROGO - 34
Administrator | 02 September 2019 | 432 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
02 September 2019
432 Kali Dibaca
[KBR|Warita Desa] Sumur minyak Pertamina di perairan Karawang, Jawa Barat, mengalami kebocoran pada pertengahan Juli 2019 lalu. Puluhan ribu barel minyak mentah pun luber hingga mencemari lautan dan sejumlah kawasan pesisir.
Menurut pantauan Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA), sampai sekarang pencemaran itu belum berhasil ditangani dengan baik, hingga berdampak pada lebih dari 1.200 keluarga nelayan di Karawang.
Dampak Kesehatan dan Ekonomi
“Pada 28 Agustus 2019, ketebalan limbah di pesisir Desa Mekarjaya, Kecamatan Cibuaya, mencapai 50 cm, menyebabkan masyarakat mengalami sesak nafas," ungkap Sekjen KIARA Susan Herawati dalam rilis yang diterima KBR, Kamis (29/8/2019).
Selain sesak nafas, KIARA menemukan ada sejumlah keluarga yang mengalami infeksi kulit, gatal-gatal, pusing, dan batuk-batuk, di kawasan yang tercemar limbah Pertamina.
"Sektor ekonomi keluarga nelayan juga paling terpukul. Diperkirakan, 1.689 perahu terkena ceceran limbah, 5.000 hektare tambak udang dan bandeng yang dominan tersebar di 10 desa terpaksa dikeringkan mencegah limbah masuk, juga 108,2 hektare tambak garam gagal panen," papar Susan.
"Artinya, limbah dari Pertamina ini sudah tidak lagi dianggap sebagai hal yang biasa, ini adalah kiamat industri bagi perairan Karawang," lanjutnya.
Tagih Tanggung Jawab Pemerintah dan Pertamina
Menanggapi hal ini, Sejen KIARA Susan Herawati mendesak pertanggungjawaban pemerintah dan Pertamina.
“Kami menuntut pemerintah pusat untuk turun dan membereskan persoalan ini. Masyarakat terdampak semakin menderita akibat kecerobohan Pertamina,” tegas Susan.
“Lebih jauh, Pertamina harus segera melakukan pemulihan ekologis karena pencemaran telah menyebar sangat jauh ke Kepulauan Seribu. Di Karawang Sendiri kawasan mangrove seluas 420 hektare tercemar,” sambungnya.
Susan pun meminta Pertamina agar segera membuka informasi kepada publik soal penyebab terjadinya kebocoran minyak di Perairan Karawang.
Oleh : Adi Ahdiat
Editor: Agus Luqman
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
333
Populasi
181
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
514
333
Laki-laki
181
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
514
TOTAL
Aparatur Kalurahan
Kalurahan GULUREJO
Kapanewon LENDAH, Kabupaten KULON PROGO, 34
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
Arsip Artikel

20.910 Kali
Pusat Bahasa : EYD menjadi PUEBI

5.634 Kali
Tuah Baru Klinthing, Rawa Jembangan Menjadi Berkah Masyarakat Gulurejo

5.104 Kali
Hijaunya Rumput Kolonjono Desa Kita Melebihi Hijaunya Rumput Tetangga

3.874 Kali
Manfaat Buah Kersen ( Talok )

3.721 Kali
Hati Hati MUNTABER Mengintai di Musim Pancaroba
3.289 Kali
LOMBA MEWARNAI DAN MENGGAMBAR POSTER DENGAN TEMA “AKU CINTA ALAM DAN LINGKUNGAN†TINGKAT PAUD, T

2.779 Kali
Lowongan Kerja di PT. Angkasa Pura Property - Bandara YIA KulonProgo
33 Kali
KONSULTASI PUBLIK KEGIATAN PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT KULON PROGO
36 Kali
PENYALURAN BANTUAN PANGAN ALOKASI BULAN FEBRUARI-MARET 2026
71 Kali
Pelatihan Pengolahan Sampah Begi Kelompok Defabel Gulurejo
231 Kali
Sosialisasi Normalisasi Tanggul Sungai Rowojembangan
356 Kali
WIWITAN DAN PANEN RAYA PADI BERSAMA GUBERNUR DIY DAN BUPATI KULON PROGO DI GULUREJO
335 Kali
PENTASYARUFAN BANTUAN BAZNAS UNTUK ROIS GULUREJO
424 Kali
Upacara Pemberangkatan dan Pemakaman Jenazah Pamong Kalurahan Gulurejo
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 2,246 |
| Kemarin | : | 3,426 |
| Total | : | 180,595 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 192.168.64.23 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar