Kalurahan GULUREJO
Kapanewon LENDAH, Kabupaten KULON PROGO - 34
Administrator | 27 Mei 2020 | 452 Kali Dibaca
Artikel
Administrator
27 Mei 2020
452 Kali Dibaca
Menkominfo: Tingkatkan Gotong Royong Hadapi Normal Baru
Petugas keamanan mencuci tangan di fasilitas umum yang disediakan di Setiabudi, Jakarta, Sabtu (16/5/2020). Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia akan menghadapi kehidupan normal yang baru (New Normal) di mana masyarakat harus hidup berdampingan dengan COVID-19 sehingga protokol kesehatan akan terus diterapkan secara ketat dalam waktu mendatang. - (antarafoto) Jakarta, Kominfo – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan pandemi Covid-19 telah memiliki implikasi pada aspek ekonomi dan sosial. Oleh katena itu, prinsip-prinsip subsidiaritas kegotongroyongan perlu dibangun.
"Itu aspek lain karena dampak Covid-19 tidak saja kesehatan tapi juga berdampak pada masalah non-kesehatan. Indonesia punya modal besar di situ. Apa itu? Modal besarnya adalah kegotongroyongan," paparnya ketika berbincang khusus bersama pewarta RRI Pro 3 dan RRI NET dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Rabu (20/05/2020).
Menurut Menteri Kominfo, saat ini pemerintah dan WHO (Badan Kesehatan Dunia di PBB) sudah mengatur bagaimana kita untuk hidup normal dengan Covid-19 baik dari sisi medis dan non-medis
“Pertama jaga jarak (physical distancing), yang kedua gunakan masker, yang ketiga cuci tangan dan mengikuti protokol-protokol lain yang ditetapkan oleh pemerintah. Itulah the new normal dari sisi kesehatan,” ungkapnya.
Hal yang kedua, dari sisi non-medis, dengan cara menerapkan prinsip saling bantu antarelemen masyarakat. “Di situlah prinsip-prinsip solidaritas, prinsip-prinsip subsidiaritas kita saling membantu, saling memberikan subsidi, jangan tunggu pemerintah saja tapi juga oleh kita sebagai anggota masyarakat,” jelasnya.
Dalam perbincangan yang disiarkan secara Live kepada pendengar dan pemirsa RRI, Menteri Johnny menyampaikan, pemerintah, lembaga negara, dan masyarakat mempunyai tugas yang sama menjaga agar masyarakat agar selamat dari pandemi Covid-19 serta menjaga ekonomi dan kehidupan keseharian masyarakat tetap terjaga. “Jadi rakyat betul-betul diberi payung dari sisi medis dan non medis,” jelasnya.
Lebih lanjut, Menteri Johnny mengatakan, pada Rapat Kabinet pagi tadi, Presiden Joko Widodo secara sungguh-sungguh mengambil langkah-langkah termasuk untuk memberikan proteksi dan perlindungan berupa jaminan sosial bagi kehidupan masyarakat yang mendapat tekanan besar.
"Juga turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah saling membantu, terima kasih juga kepada panitia zakat, atas bantuan-bantuan masyarakat itu diberikan, disalurkan, untuk saling membantu. Sekarang banyak masyarakat kehilangan pekerjaan, gagalnya usaha dan seterusnya. Oleh karenanya, marilah kita bangun kekuatan bersama, kita lawan itu Covid-19,” pinta Menteri Johnny.
Tiga Tantangan Kominfo
Dalam perbincangan, Menteri Kominfo menguraikan tiga tantangan terberat lembaga yang dipimpinnya agar bisa melewati pandemi Covid-19 sekaligus mempersiapkan era normal baru.
“Pertama, kita harus secara cepat menggelar infrastruktur bersama-sama dengan mitra kerja operator seluler dan seterusnya, tapi ada bagian juga yang harus tersedia melalui porsi APBN,” ujarnya.
Hal kedua, menurut Menteri Johnny, ada tantangan perubahan konfigurasi penggunaan internet. Menteri Kominfo menyebutkan sebelum pandemi Covid-19 internet banyak dipakai di gedung-gedung, di kantor kantor, di sekolah-sekolah, di tempat-tempat umum, tetapi pada saat Covid-19 justru dia berubah penggunaan traffic-nya ada di perumahan, pemukiman, real estate.
"Karena orang tinggal di rumah sehingga tantangan jangka pendeknya harus melakukan mobilisasi dan menyediakan infrastruktur di situ," ungkapnya.
Adapun tantangan yang ketiga, menurut Menteri Johnny sebetulnya dari waktu ke waktu terkait Covid-19 yakni cara kita hidup. “New normal menuntut kita harus hidup dengan Covid-19. Seperti virus influenza yang terjadi di Spanyol dulu di awal abad 20 sampai sekarang kan tetap ada, namun begitu ada obatnya kita bisa hidup dengan influenza dengan aman,” terangnya.
Demikian halnya Covid-19, Menteri Johnny menyatakan, sampai saat ini belum ada atau belum ditemukan obatnya, masih di dalam laboratorium uji coba.
“Kita harapkan segera ada, tetapi kita tidak bisa tunggu obat itu ada. Begitu juga dengan virus TBC misalnya, sampai sekarang masih ada tapi karena sudah ada obatnya masyarakat bisa hidup dengan penyakit itu tanpa dia tertular,” kata Menteri Johnny. (hm.ys)
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
333
Populasi
181
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
514
333
Laki-laki
181
Perempuan
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
514
TOTAL
Aparatur Kalurahan
Carik
WAHYU WIDAYAT ST
Panata Laksana sarta Pangripta
SUMARAH
Danarta
NAZAMUDIN ARIF
Jagabaya
JOKO ENDARTO
Kamituwa
DIDIK FIANTA, S PT
Dukuh
WIDADA
Dukuh
TEGUH
Dukuh
ARIF SUSENO
Dukuh
SUGIYEM
Dukuh
PANGGIH
Dukuh
SUMIYEM
Dukuh
SUKIYANI
Dukuh
NANANG KUSTYANTO
Dukuh
SULISANTORO
Kalurahan GULUREJO
Kapanewon LENDAH, Kabupaten KULON PROGO, 34
Hubungi Perangkat Kalurahan untuk mendapatkan PIN
Masuk
Galeri Video
Arsip Artikel

20.990 Kali
Pusat Bahasa : EYD menjadi PUEBI

5.777 Kali
Tuah Baru Klinthing, Rawa Jembangan Menjadi Berkah Masyarakat Gulurejo

5.128 Kali
Hijaunya Rumput Kolonjono Desa Kita Melebihi Hijaunya Rumput Tetangga

3.899 Kali
Manfaat Buah Kersen ( Talok )

3.790 Kali
Hati Hati MUNTABER Mengintai di Musim Pancaroba
3.325 Kali
LOMBA MEWARNAI DAN MENGGAMBAR POSTER DENGAN TEMA “AKU CINTA ALAM DAN LINGKUNGAN†TINGKAT PAUD, T

2.897 Kali
Lowongan Kerja di PT. Angkasa Pura Property - Bandara YIA KulonProgo
14 Kali
SOSIALISASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN AIR LIMBAH DAN UPAYA PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR
10 Kali
PELATIHAN PMBA GULUREJO
12 Kali
Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Sampah
23 Kali
REMBUG STUNTING KALURAHAN GULUREJO
16 Kali
SOSIALISASI PEMASANGAN PAM SEKOLAH RAKYAT
22 Kali
GRATIS.. SELURUH LAYANAN ADMINISTRASI KALURAHAN
52 Kali
KONSULTASI PUBLIK KEGIATAN PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT KULON PROGO
Agenda
Belum ada agenda terdata
Sinergi Program
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 3,522 |
| Kemarin | : | 3,545 |
| Total | : | 309,937 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 192.168.64.23 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar